Cara Cerdas Membuat Rumah Selalu Terlihat Bersih

Menjaga kebersihan dan kerapihan rumah bukan perkara mudah apalagi kalau kita punya anak kecil. biasanya mereka sangat suka menghambur-hamburkan mainannya di sembarang tempat. Mainan anak-anak yang berantakan membuat kita (orangtua) seringkali merasa malas membersihkan rumah karena terlebih dahulu harus membereskan mainan-mainan yang berantakan tersebut.

Namun jika ingin rumah terlihat bersih, terorganisir atau rapi, kita harus berkorban waktu dan tenaga. Membuat rumah terlihat bersih dan rapi tentu saja tidak bisa dilakukan hanya dalam waktu satu malam. Prosesnya bisa berhari-hari bahkan berminggu-minggu.

Jika Anda ingin membuat rumah selalu terlihat bersih dan rapi setiap hari, berikut tipsnya:

Mulailah dari kamar tidur

Benda paling besar yang ada di kamar tidur adalah tempat tidur (kasur/spring bed). Jika tempat tidur terlihat berantakan, maka seluruh ruangan bisa terlihat tidak rapi. Selain itu, kebersihan perabotan yang ada di tempat ini juga perlu dijaga.

Jika spring bed yang Anda gunakan sudah tampak lusuh dan kotor sehingga terlihat sedikit menjijikkan, mungkin sudah waktunya Anda berpikir untuk mencucinya. Jika Anda tidak punya pengetahuan bagaimana cara mencuci spring bed yang benar, Anda bisa menghubungi penyedia jasa cuci sofa atau cuci karpet di kota Anda. Karena biasanya, penyedia jasa cuci karpet juga menyediakan jasa cuci jok mobil dan juga cuci spring bed.

Cara paling mudah untuk mencari jasa cuci spring bed di kota Anda adalah dengan mencarinya di internet. Anda bisa menggantikan kata kunci seperti “cuci springbed Semarang,” misalnya.

Cuci piring dan perabotan rumah dapur sebelum keluar rumah

Sebelum berangkat kerja di pagi hari, biasakan untuk selalu membersihkan perabotan dapur sehingga tidak terlihat berantakan sepanjang hari karena ditinggalkan. Selain itu, perabotan dapur yang bersih akan membuat Anda tidak mudah uring-uringan ketika pulang dari tempat kerja dalam keadaan capek.

Anak-anak harus diajarkan merapikan mainan

Kita pasti merasa stres apabila rumah tampak berantakan setiap hari. Dan salah satu penyebabnya adalah mainan anak yang berserakan dimana-mana. Sejak dini, ajarkan anak-anak untuk merapikan mainan mereka. Anda bisa membelikan anak play and pack agar lebih mudah dan semangat merapikannya.

Baca juga: Jasa cuci sofa dan sepringbed di semarang – sehari jadi

Tips merapikan mainan.

Bawa tempat khusus seperti kotak atau plastik sambil memunguti satu persatu mainan tersebut. Cara ini bisa menghemat banyak tenaga dan waktu daripada harus bolak-balik setiap kali harus menempatkan mainan di tempat yang semestinya.

Cuci baju di pagi hari

Jangan membiasakan diri menunda pekerjaan rumah tangga. Jika Anda punya mesin cuci, segera cuci pakaian kotor setiap pagi sesaat setelah Anda bangun tidur. Sehingga, ketika berangkat kerja, pakaian-pakaian tersebut sempat dijemur.

Sediakan keset

Keset bisa membantu meminimalisir debu atau pasir pasir yang terbawa oleh kaki atau alas kaki. Setidaknya ada 4 tempat utama di mana Anda harus menyediakan kaset, yaitu:

  • Di teras depan rumah
  • Di depan kamar mandi
  • Di depan dapur
  • Di depan kamar tidur

Bersihkan perabotan rumah tangga setidaknya seminggu sekali

Perabotan rumah tangga dan furniture harus dibersihkan setidaknya seminggu sekali karena biasanya sangat mudah berdebu. Diantara perabotan rumah tangga, sofa dan karpet harus mendapatkan perhatian khusus. Karena kedua benda ini adalah yang paling sering kita duduki atau injak.

Jika tidak punya waktu untuk mencuci karpet dan tidak tahu caranya mencuci sofa, hubungi saja jasa cuci sofa di kota Anda. Misalnya, jika Anda tinggal di Semarang, Anda bisa mencari di internet dengan mengetikkan terkunci “cuci sofa Semarang.”

Baca juga: Haraga cuci sofa dan cuci springbed di semarang

Cara Ampuh Membersihkan Noda Tinta pada Sofa

Kulit adalah bahan dasar yang sering digunakan untuk melapisi berbagai perabotan rumah tangga. Salah satunya adalah sofa. Kulit banyak dipilih karena terkesan elegan, berkelas, serta perawatannya juga cukup mudah. Apalagi jika kita mengikuti langkah-langkah yang tepat. Namun Anda perlu tahu, ada beberapa jenis kulit yang umum digunakan, sehingga perlakuan atau perawatannya pun berbeda-beda. Berikut adalah cara untuk mengetahui jenis kulit sebenarnya tidak terlalu sulit, Anda bisa melihat petunjuk di bawah ini.

Cara mengetahui jenis kulit yang digunakan untuk sofa

Untuk mengetahui jenis kulit apa yang digunakan pada sofa Anda di rumah, terlebih dahulu periksa label sofa tersebut, karena biasanya di sana tertulis bahan-bahan yang digunakan. Jika Anda tidak menemukan intruksi perawatan pada label sofa, Anda bisa mengikuti beberapa petunjuk berikut ini.
Kulit asli umumnya didapatkan dari hewan tertentu seperti sapi atau domba. Bahan ini banyak digunakan karena cukup elastis dan lembut serta tahan lama. Hasil olahan kulit memiliki beberapa tipe diantaranya adalah :

  1. Aniline
  2. Nappa
  3. Nubuck
  4. Full Grain
  • Aniline. Merupakan jenis kulit yang pada proses pembuatannya tidak menggunakan bahan pelapis (buffing). Sehingga, terlihat lebih natural karena masih memunculkan pola alami dari kulit itu sendiri. Kelemahannya, kulit jenis ini mudah tergores, mudah kotor, mudah mengalami pemudaran pada warna apalagi jika sering terpapar sinar matahari.

Untuk membuatnya menjadi lebih kuat, umumnya produsen kulit akan memberikan pelindung atau pelapis. Kulit tipe aniline yang diberikan yang diberikan pelindung disebut “semi aniline.”

  • Nappa. Adalah jenis kulit yang berasal dari kerbau atau anak domba. Teksturnya lembut dan terlihat berkilau. Akan tetapi memiliki kelemahan berupa, mudah pecah atau retak. Kulit ini sering digunakan sebagai bahan pelapis saja.
  • Nubuck. Adalah jenis kulit yang terbuat dari bagian luar kulit hewan. Bagian-bagian permukaan kulit yang kasar akan terlebih dahulu dihaluskan sehingga kulit menjadi lebih lembut dan halus.
  • Full Grain. Adalah kulit yang disamak dengan menggunakan zat penyamak. Kulit jenis ini biasanya masih asli dan belum digosok. Tekstur aslinya masih terlihat sangat jelas, begitu juga dengan pori-porinya, terlihat sangat alami.

Cara membersihkan dan merawat noda pada sofa kulit

  1. Cara membersihkan noda permanen dari tinta spidol atau dari tinta pulpen bisa dengan menggunakan:
    1. Hairspray
    2. Sangat bagus dan cepat menghilangkan noda tinta. Caranya, sediakan kapas secukupnya kemudian celupkan di alkohol, lalu gosoklah pada sofa yang terkena noda tinta.
    3. Noda bolpoin pada sofa bisa dibersihkan juga dengan menggunakan minyak kayu putih.
  2. Bahan-bahan lain yang bisa Anda gunakan untuk membersihkan noda pada sofa berbahan kulit adalah:
    1. Cat kuku non aseton
    2. Tisu basah atau tisu bayi
    3. Pasta gigi (bukan yang berbentuk gel)

Sebelum Anda menerapkan salah satu bahan pembersih tersebut, pastikan Anda mengujinya terlebih dahulu di bagian-bagian yang tersembunyi untuk melihat apakah terjadi perubahan warna pada sofa atau tidak. Jika terjadi perubahan warna, cobalah menggunakan bahan pembersih yang lain yang lebih aman.

  1. Untuk membersihkan jamur dan lumut dari sofa berbahan kulit gunakanlah campuran antara air dan alkohol dengan ukuran 1:1.
  2. Jika Anda menemukan spot-spot noda pada sofa yang berwarna terang. Coba manfaatkan air lemon atau tartar cream untuk menggosok-gosokkan noda tersebut. Lalu biarkan selama kurang lebih 10 menit. Setelah itu, ulangi sekali lagi menggosokkan pasta di daerah yang terkena noda sebelum dibersihkan dengan menggunakan spon basah.
  3. Jika sofa terkena noda minyak, taburkan saja baking soda pada daerah yang terkena noda. Kemudian bersihkan beberapa jam kemudian. Baking soda sangat bermanfaat untuk menyerap minyak dan membuat sofa terlihat bersih kembali.

Tips tambahan:

Jika Anda ragu-ragu dengan tips di atas, sebaiknya hubungi saja profesional di kota Anda yang bisa menangani noda pada sofa. Biasanya, jasa cuci sofa juga menyediakan jasa membersihkan noda pada sofa. Agar lebih mudah menemukan salah satu penyedia jasa cuci di kota Anda, sebaiknya manfaatkan saja internet. Ketikkan kata kunci tertentu di mesin pencarian, misalnya, “cuci sofa di Semarang.”